1. Konsentrasi dan Basis:
Minyak Aroma Diffuser mengandung 50%–80% pewangi aktif, menjadikannya minyak murni dengan konsentrasi tinggi; wewangian biasa sebagian besar diencerkan untuk digunakan dalam semprotan atau kosmetik, dengan konsentrasi yang relatif lebih rendah.
2. Penggunaan:
Minyak Penyebar Aroma dapat ditambahkan langsung ke diffuser ultrasonik atau atomisasi tanpa dicampur dengan air, menghasilkan pelepasan wewangian yang cepat dan merata; wewangian biasa sering kali memerlukan pengenceran atau pencampuran dengan bahan pembawa sebelum digunakan.
3. Tingkat Penguapan dan Daya Tahan:
Karena kombinasi fase minyak konsentrasi tinggi dan teknologi atomisasi, aroma Minyak Aroma Diffuser bertahan lebih lama di ruangan dan memiliki profil wewangian yang lebih kaya; wewangian biasa, karena pengencerannya yang tinggi, mengalami pembusukan aroma yang lebih cepat.
4. Keamanan dan Skenario yang Berlaku:
Dirancang khusus untuk difusi dalam ruangan, Minyak Penyebar Aroma mengandung bahan-bahan yang relatif aman bagi tubuh manusia; wewangian biasa, jika digunakan untuk difusi, mungkin mengandung pelarut atau bahan tambahan yang mengiritasi saluran pernapasan dan harus digunakan dengan hati-hati.